Senin, 28 Oktober 2019

Kutipan Ceramah Master Chin Kung 22 Februari 2011 (Bgn 2)


Hari ini pendidikan kesusilaan telah terabaikan selama kurang lebih dua abad lamanya. Anak-anak zaman sekarang sejak duduk di bangku Taman Kanak-kanak hingga Pasca Sarjana, apa yang dipelajari mereka? Bagaimana bersaing memperebutkan ketenaran dan keuntungan, inilah yang diajari.

Saya pernah dengar cerita nyata dari seorang praktisi, anak sahabatnya masih duduk di kelas 3 SD, bernama A. Teman sekelas A yang berprestasi tinggi suatu hari meninggal dunia dalam sebuah kecelakaan lalu lintas.

Si A pulang rumah dengan riang gembira, lalu memberitahu kabar tewasnya teman sekelasnya kepada Papa Mama-nya, untunglah temannya cepat mati, sekarang di kelasnya, tidak ada orang lagi yang bersaing dengannya. Papa Mama-nya jadi berkeringat dingin mendengar ucapan sadis buah hatinya.

Bagaimana dunia ini tidak celaka? Mentalitas begini bukanlah sifat sejatinya, “Pada mulanya sifat dasar manusia adalah bajik”, tabiat jahat adalah dipelajarinya di kemudian hari (di sekolah).

Mentalitas begini akan menciptakan masyarakat yang kacau dan bencana di permukaan Bumi. Maka itu akar permasalahan hari ini terletak di mana? Yakni arah pendidikan yang salah!

Bukanlah tidak ada pendidikan, gedung sekolah berdiri menjamur di mana-mana, tapi arahnya sudah keliru.

Pendidikan zaman dulu mengajarkan kepada anak-anak untuk mengutamakan kepentingan umum, memikirkan kepentingan orang lain, lain halnya dengan pendidikan zaman sekarang, setiap butir niat pikiran yang timbul adalah demi kepentingan dan keuntungan pribadi.

Pendidikan tempo dulu adalah mengajarkan anak-anak untuk senantiasa  memikirkan manfaat bagi orang lain, memberikan kontribusi nyata bagi khalayak ramai, mewujudkan masyarakat yang stabil dan harmonis.

Jika setiap orang mengutamakan keuntungan pribadi, maka pasti terjadi perseteruan, perseteruan akan berkembang menjadi peperangan, peperangan akan menghancurkan permukaan Bumi, ini merupakan bencana akibat ulah manusia.

Maka itu hendaknya mengembangkan kebijaksanaan, kita mesti menggunakan kembali cara yang ditempuh insan zaman dulu, jika bersikukuh menggunakan cara modern untuk mempelajari Ajaran Buddha, hal ini sudah keliru, Buddha Dharma akan berubah menjadi ilmu pengetahuan semata.

Ilmu pengetahuan tidak dapat mengatasi permasalahan, para ilmuwan hanya memiliki pengetahuan dan bukan kebijaksanaan. Tujuan dari belajar Buddha Dharma adalah mengembangkan kebijaksanaan dan bukan untuk menambah pengetahuan semata.

Kutipan Ceramah Master Chin Kung 22 Februari 2011


今天教育沒有了,前面跟諸位說,我們的傳統教育丟掉兩百年了。現在學校教育,從幼稚園到研究所,教什麼?教如何爭得名聞利養,它是這種教育,幼稚園就教競爭。我還聽一個同學告訴我,真事情,不是假事情。好像是他朋友的一個小孩,念小學,二、三年級,同班一個同學,成績很好的,車禍死了。他回家去的時候告訴他爸爸媽媽,這個同學死得好!他們家人都嚇一跳,為什麼?「我少了一個競爭的對手」。這小朋友好像成績大概比他好一點,競爭。這種心態還得了嗎?這個心態不是他的天性,「人之初,性本善」,這個不善後天學來的。這種心態會造成社會的動亂,會造成地球上的災害。所以今天,整個問題根在哪裡?根在教育錯了方向!不是沒有教育,學校那麼多,方向搞錯了。古人教育是念念為別人想,現在教育念念為自利想,從前是念念為利他想。利他,社會安定和諧,念念是自利,決定是有鬥爭,鬥爭、戰爭是決定免不了,天災人禍跟著來了。所以,我們要求智慧,你不依照這個老辦法不行,用現在科學方法來學佛,錯了,佛法就變成科學了。科學解決不了問題,科學所得到的是知識,不是智慧,佛法是智慧,不是知識。

文摘恭錄 淨土大經解演義  (第二九七集)  2011/2/22  澳洲淨宗學院  檔名:02-039-0297


 

 
 
Bodhisattva Mahasthamaprapta memberitahukan pada kita untuk “Mengendalikan enam landasan indria, dengan pikiran suci melafal Amituofo berkesinambungan”, yakni memusatkan pikiran pada lafalan Amituofo.

Segala bentuk pikiran lainnya mesti dihentikan atau disingkirkan, dalam hati hanya ada sepatah Namo Amituofo, inilah yang disebut dengan menfokuskan pikiran pada satu titik atau satu objek.

Buddha Sakyamuni membabarkan, “Menfokuskan pikiran pada satu objek, tidak ada hal yang tidak dapat diatasi”, kita menfokuskan pikiran pada pelafalan Amituofo, tekad terlahir ke Alam Sukhavati pasti terwujud.

Kalau tidak terwujud, ini dikarenakan anda tidak menfokuskan pikiran pada pelafalan Amituofo, bentuk-bentuk pikiranmu terlampau banyak, kalut dan kacau, kekacauan adalah enam alam tumimbal lahir, enam alam tumimbal lahir adalah tempat yang kacau.

Hati suci, pikiran jernih, menjalani kehidupan yang sederhana barulah pikiran jadi mudah terfokus, barulah dapat mencapai pencerahan. Apabila anda tidak bersedia menggunakan metode sila, samadhi (konsentrasi) dan prajna (kebijaksanaan), maka mustahil dapat menguasai Buddha Dharma!

Maka itu kita mesti mengingat bahwa “Sila adalah landasan KeBodhian tertinggi tiada taranya”, apabila kita tidak menjalani disiplin sila, maka sia-sia saja anda belajarnya, anda telah keliru secara keseluruhan.

Kutipan Ceramah Master Chin Kung 22 Februari 2011

我們念佛人就是修止,大勢至菩薩告訴我們,「都攝六根,淨念相繼」,就是止心在阿彌陀佛,在這句佛號上。所有一切思慮、雜念統統把它止住,也就是全都放下,心裡只有一句南無阿彌陀佛,這叫止心一處。這是禪定的異名,你把心定在一個地方。佛說得好,「制心一處,無事不辦」,我們把心定在阿彌陀佛,我們求生西方極樂世界就決定成功。不成功的,是你沒有把心止在這一處,你的心裡面,東西太多太雜太亂了,雜亂就是六道輪迴,六道是個雜亂的場所。心清淨、生活簡單,意念才能夠集中,才能夠開悟。你不用戒定慧這條路子,佛法走不通!所以我們要記住,佛在戒經上講,「戒為無上菩提本」,如果我們不在這上面用功夫,你的一生白學了,你完全錯了。

文摘恭錄 淨土大經解演義  (第二九七集)  2011/2/22  澳洲淨宗學院  檔名:02-039-0297

 


 
Jurus rahasia dalam melatih diri adalah menfokuskan pikiran pada satu titik atau satu objek. Bila anda telah menyadarinya, maka lepaskanlah segala kemelekatan, lihatlah ketika anda mengikuti kebaktian umum, ketua kebaktian selalu berpesan, “Lepaskanlah segala kemelekatan, fokuskan pikiran melafal Amituofo”.

Bagaimana cara melafal Amituofo? Yakni dengan pikiran suci melafal Amituofo berkesinambungan. Pikiran suci adalah tidak ragu, tidak timbul niat pikiran. Berkesinambungan artinya tidak terputus.

Mengenai irama pelafalan itu, tak peduli cepat atau lambat, tinggi atau rendah, tidaklah penting, boleh menuruti kesukaan masing-masing, yang penting merasa nyaman, sehingga melafal Amituofo jadi kebiasaan yang menyenangkan, bebas dan tanpa beban, juga tidak lelah, oleh karena hati yang bersukacita. Ini merupakan cara yang bagus.

Jadi tidak perlu meniru orang lain, setiap insan memiliki akar kebijaksanaan yang tidak sama. Prinsipnya adalah meneladani cara pelafalan Bodhisattva Mahasthamaprapta yakni “Mengendalikan enam landasan indria, dengan pikiran suci melafal Amituofo berkesinambungan”.

Mengendalikan enam landasan indria adalah melepaskan segala kemelekatan; apa yang tidak patut dilihat, yah singkirkanlah, apa yang tidak patut didengar, yah lepaskanlah, apa yang tidak patut diucapkan, yah singkirkanlah, beginilah cara mengendalikan enam landasan indria. Setelah melepaskan segala kemelekatan, barulah pikiran suci jadi efektif.

Dengan pikiran suci melafal Amituofo berkesinambungan, pikiran suci adalah tidak ragu, tidak bercabang-cabang, sepatah demi sepatah Amituofo dilafal secara sambung menyambung.

Lafalan demi lafalan terjalin dengan Buddha Amitabha, bagaimana tidak merasa bersukacita!

Dengan menggunakan metode begini melafal Amituofo, 3-4 tahun kemudian sudah bisa mencapai Samadhi Pelafalan Amituofo, kapan saja ingin terlahir ke Alam Sukhavati juga bisa terwujud, betapa bebasnya.

Apabila masih berjodoh dengan dunia ini, masih ada orang yang mau mendengar ceramahmu, maka anda boleh tinggal beberapa tahun lagi di dunia ini, takkan menghalangi dirimu, kapan saja ingin terlahir ke Alam Sukhavati juga bisa, anda telah memperoleh pembebasan agung.

Di dunia ini, anda tidak memiliki kekhawatiran lagi, berdiam di dunia ini cuma untuk satu tujuan yakni membantu para makhluk yang belum meyakini Ajaran Sukhavati, supaya dapat membangkitkan keyakinan pada Ajaran Sukhavati.

Bagi mereka yang telah meyakini Ajaran Sukhavati, membantu mereka supaya dapat memahami, yang telah memahami dibantu supaya dapat melatih diri, yang telah melatih diri dibantu supaya dapat terlahir ke Alam Sukhavati.

Hal inilah yang dilakukan di dunia ini, selain satu tujuan ini, takkan ada hal lainnya lagi.

Kutipan Ceramah Master Chin Kung 22 Februari 2011


修行的祕訣在此地告訴你了,就是止心一處,這是祕訣。你要真正聽懂,放下萬緣,你看念佛堂堂主,一天到晚一句口頭禪掛在嘴皮上,「放下萬緣,一心稱念」,這是堂主的一句話。放下萬緣是止,提起正念是觀,觀就是念佛。這句佛號要怎麼念?淨念相繼,淨是清淨,要用清淨心,不懷疑、不夾雜叫清淨心;相繼是不間斷,一句一句念下去。快慢、高低、緩急不重要,你自己喜歡怎麼念念得舒服你就怎麼念,是以自己念得很快樂、念得很自在,念得又不累,歡歡喜喜,那就是好方法。這些不必學別人,每個人根性不相同。原則要學菩薩的,菩薩教給我們「都攝六根,淨念相繼」,都攝六根就是一切放下;不需要看的東西別看,不需要聽的別聽,不需要說的就別說,這叫都攝六根。統統放下,淨念就產生,這才管用。清淨心念佛,不懷疑、不夾雜,一句一句的念下去。一聲佛號一聲心,一念相應一念佛,念念相應念念佛,這怎麼不歡喜!時間久了,大概如果這個念法,三、四年念佛三昧就得到。得到念佛三昧不是很深的,不是一心不亂,一心不亂還沒到。很淺的,不是很深,很淺的一心不亂,往生極樂世界自在了,想什麼時候往生什麼時候就能往生,你看你多自在。跟這個世間有緣,眾生聽你的,喜歡聽你的教誨,你就多住幾年,決定不礙事,想什麼時候走就什麼時候走,你得大自在了。你在這個世界上無牽無掛、無憂無慮,住在這個世間只為一樁事情,幫助有緣人信解行證。看這個有緣人的善根福德因緣,不信的幫助他信,已經信的幫助他了解,已經了解的幫助他修行,真正修行的人幫助他往生,他幹這樁事情,除這個沒事。

文摘恭錄 淨土大經解演義  (第二九七集)  2011/2/22  澳洲淨宗學院  檔名:02-039-0297

Kutipan Ceramah Master Chin Kung 22 Februari 2011 (Bgn 1)


Ajaran para Buddha adalah sama. Mengapa Buddha Sakyamuni mengungkapkan bahwa selama kurun waktu 49 tahun membabarkan Dharma, sesungguhnya Beliau tidak mengucapkan sepatah kata Dharma apapun?

Oleh karena apa yang disampaikan oleh Buddha Sakyamuni adalah sama dengan apa yang disampaikan oleh para Buddha terdahulu. Baik ajaran yang dibabarkan oleh Buddha Sakyamuni maupun ajaran yang dibabarkan oleh para Buddha masa lampau, juga mengalir keluar dari jiwa sejati (Jiwa KeBuddhaan).

Maka itu ajaran yang dibabarkan oleh Buddha Sakyamuni adalah sama dengan ajaran para Buddha masa lampau, tidak bertambah juga tidak berkurang.

Demikian pula kelak ketika kita menemukan kembali jiwa sejati, maka apa yang kita sampaikan juga takkan berbeda dengan apa yang telah disampaikan oleh Buddha Sakyamuni dan para Buddha terdahulu.

Maka itu terhadap metode atau cara yang disampaikan oleh Guru Sesepuh kepada kita, kita dapat meyakini, menerima dan mengamalkannya, inilah yang disebut sebagai insan berpahala besar, yang tidak memiliki keraguan sama sekali.

Orang yang diliputi keraguan akan timbul banyak pertanyaan, orang begini kalau belajar pasti akan sulit sekali dikasih penjelasan. Mengapa demikian? Dia sulit berkonsentrasi, makanya tidak dapat mencapai samadhi.

Oleh karena seorang praktisi mesti mencapai samadhi barulah terbuka kebijaksanaannya, mencapai pencerahan agung.

Kebalikan dari samadhi (pikiran terfokus) adalah suasana hati yang labil dan mudah tersinggung, khayalan atau bentuk-bentuk pikirannya banyak sekali, opini-nya juga banyak, merasa diri sendiri lebih pintar, di sinilah letak permasalahannya.

Bertahun-tahun sudah kita melatih diri namun masih tidak tampak hasilnya, sumber penyakit batin kita terletak di sini, namun diri sendiri masih juga tidak menyadarinya, sehingga kesalahan yang dilakukan kian mendalam, sepanjang hayat tidak dapat mencapai kemajuan batin.

Sepanjang hidup berdaya upaya, namun apa yang diperoleh cuma pengetahuan semata, bukannya kebijaksanaan, oleh karena kekotoran batin dan tabiat masih awet seperti dulu.

Prajna (kebijaksanaan) adalah diperoleh dari samadhi (konsentrasi), tanpa melatih samadhi maka mustahil dapat mengembangkan kebijaksanaan. Oleh karena taat sila makanya mencapai samadhi dan terbukanya kebijaksanaan.

Kebijaksanaan itu berasal dari samadhi, jadi bukan berasal dari belajar beraneka ragam, apabila anda bersedia menfokuskan diri pada satu Pintu Dharma, maka kebijaksanaan pun terbuka.

Kutipan Ceramah Master Chin Kung 22 Februari 2011


佛佛道同,為什麼釋迦牟尼佛說了四十九年沒說過一個字?他所說的全是古佛所說的,古佛是什麼?自性流露出來的。古佛也是自性流露出來的,他也是自性流露出來的,他跟古佛無二無別、不增不減。如果我們見性了,我們跟他也是無二無別,我們也可以說我們一生一個字都沒說,全是釋迦牟尼佛說的,跟他一樣,沒有兩樣。這才叫真正到家,沒到家不知道,到家才曉得事實真相。

  所以佛、祖師教我們這些方法,我們能夠信、能夠依教奉行,這個人叫大福報的人,他沒有懷疑。要是懷疑,對他提出問題來質問,這種人學道非常非常困難。為什麼?三昧常寂他得不到,必須通過三昧常寂才能大徹大悟。三昧常寂的反面就是心浮氣躁,妄想多、意見多,自以為聰明,麻煩出在這裡。我們修學多年不能成就,毛病出在這個地方自己不知道,所以那就一錯到底,一生不會有成就。一生再勤苦,你所得到、所成就的是什麼?知識,不是智慧,因為你煩惱習氣在。智慧從三昧當中得來,沒有三昧,智慧不會現前,這是佛菩薩告訴我們的,因戒得定,因定開慧。智慧是從定開的,不是學很多東西開的,你能放下,什麼都不學,智慧也開了。

文摘恭錄 淨土大經解演義  (第二九七集)  2011/2/22  澳洲淨宗學院  檔名:02-039-0297

 


 

Dharma yang dibabarkan oleh Buddha Sakyamuni selama 49 tahun adalah mengalir keluar dari jiwa sejati (Jiwa KeBuddhaan), yakni Prajna (kebijaksanaan) yang sejak semula telah sempurna dalam jiwa sejati.

Asalkan anda berhasil menemukan kembali jiwa sejati, maka bukan saja dapat memahami sutra yang dibabarkan oleh Buddha Sakyamuni, bahkan juga sutra yang dibabarkan oleh semua Buddha di sepuluh penjuru dari tiga masa, tidak ada satupun yang tidak mampu anda pahami, tidak ada yang tidak dapat anda kuasai, meskipun sebelumnya tidak pernah dipelajari.

Di dalam Ajaran Buddha terdapat 84 ribu pintu Dharma, namun tujuannya cuma satu yakni menemukan kembali jiwa sejati. Tak terkecuali Pintu Dharma Tanah Suci, juga menetapkan tujuannya untuk menemukan kembali jiwa sejati yakni terlahir ke Alam Sukhavati.

Ada dua tahapan yang dilewati oleh praktisi Aliran Sukhavati guna menemukan kembali jiwa sejati yakni yang pertama adalah terlahir ke Alam Sukhavati bersua dengan Buddha Amitabha. Yang kedua adalah Buddha Amitabha akan membimbingmu melatih diri guna menemukan kembali jiwa sejati.

Tanpa menemukan kembali jiwa sejati maka sia-sia saja anda belajar Ajaran Buddha, anda masih saja merupakan orang awam, tidak dapat melampaui Dasa Dharmadhatu (Sepuluh Alam Dharma).

Dengan menemukan kembali jiwa sejati barulah dapat melampaui Dasa Dharmadhatu.

Kutipan Ceramah Master Chin Kung 22 Februari 2011

Dasa Dharmadhatu :


釋迦佛四十九年所說的是自性流出來的,就是自性裡面的般若智慧。只要你見性,不但是釋迦牟尼佛,十方三世一切諸佛所說的經論,你沒有一樣不明瞭、沒有一樣不通達,這個東西不必學。所以佛家的教學,八萬四千法門,許多宗派,都是以明心見性為修學的目標。淨土宗不例外,淨土宗明心見性是到極樂世界,它把它分成兩段,第一段叫你到極樂世界去見阿彌陀佛,第二段是阿彌陀佛幫助你明心見性。沒有明心見性,你白學了,你是凡夫,充其量出不了十法界,明心見性才能出十法界。

文摘恭錄 淨土大經解演義  (第二九七集)  2011/2/22  澳洲淨宗學院  檔名:02-039-0297

 


 

Mengapa kita belajar sulit meraih keberhasilan? Oleh karena kita hobi mempelajari nama dan istilah, membeda-bedakan dan melekat pada nama dan istilah, tidak sanggup melepaskan kemelekatan padanya.

Setelah berhasil melepaskan kemelekatan pada nama dan istilah, barulah anda dapat menguasainya, barulah anda mampu menguraikan dengan jelas makna dari nama dan istilah tersebut.

Sebelum mencapai pencerahan, hendaknya mengamati bagaimana penjelasan yang ditulis oleh para Guru Sesepuh dan praktisi senior zaman dulu, menuruti penjelasan yang ditulis mereka, untuk memberi ceramah. Hal ini mesti ditanggapi dengan penuh hati-hati, mengapa demikian? Takutnya menyampaikan ceramah dengan keliru, jika salah menjelaskannya, maka harus menanggung beban karma.

Belajar itu harus dimulai dari sebutir hati hormat, maka itu sebelum belajar Buddha Dharma hendaknya “Menghormati Tri Ratna, menghormati guru, tidak memiliki hati munafik”, inilah syarat dasar bagi kita untuk memulai belajar Dharma.

Landasan untuk menghormati Tri Ratna adalah berbakti pada Ayahbunda, andaikata Ayahbunda saja tidak dihormati, lantas dari mana bisa muncul perasaan hormat pada Tri Ratna?

Kutipan Ceramah Master Chin Kung 22 Februari 2011


「絕名相於常寂之津」,我們的學習難就難在這個地方,天天在學名相,在分別執著名相,沒有把名相放下;放下你就真通達,名相裡的真實義你才能講得清楚、講得明白。沒有開悟,那要看看古人怎麼講的,照著人家註解來講。這個要小心謹慎,為什麼?怕講錯,講錯了自己要負因果責任。

學習要從恭敬當中學,所以在這個之前,「恭敬三寶,奉事師長,無有虛偽諂曲之心」,那是我們學法基本的條件。恭敬三寶的基礎是孝養父母,如果不孝父母,恭敬心從哪裡來?

文摘恭錄 淨土大經解演義  (第二九七集)  2011/2/22  澳洲淨宗學院  檔名:02-039-0297

Sabtu, 26 Oktober 2019

Kutipan Ceramah Master Chin Kung 21 Februari 2011 (Bgn 3)


Buddha Sakyamuni menampilkan peragaan buat diperlihatkan kepada kita semuanya. Untuk pengamalan-Nya sendiri, Beliau memasuki samadhi, setelah keluar dari samadhi, Beliau membabarkan Dharma.

Ketika ada yang memohon bimbingan padaNya, Sang Buddha keluar dari samadhiNya, apa yang disampaikanNya sepanjang hidup, kemudian dituangkan ke dalam bentuk tulisan oleh para siswaNya, sehingga menjadi Tripitaka.

Buddha Sakyamuni menyampaikan ajaranNya secara lisan, Beliau tidak punya rancangan atau konsep pidato, juga tidak punya materi persiapan, apa yang disampaikanNya meluncur keluar begitu saja, setelah dicatat menjadi sebuah naskah yang terindah tiada duanya.

Ini merupakan ilmu pendidikan, dari mana ilmu ini berasal? Dari moralitasNya, jiwa raga tidak memiliki sebutir niat buruk apapun, tidak memiliki tindakan sesat apapun.

Sang Buddha hanya memiliki tiga hal dalam kehidupan keseharianNya, yakni membabarkan Dharma, memasuki samadhi, dan pindapatra. Demikianlah kehidupan sederhana yang dijalani selama kurun waktu enam dasawarsa.  

49 tahun digunakan untuk membabarkan Dharma, 12 tahun menuntut ilmu dan berguru, 60 tahun. Setelah mencapai penerangan sempurna pada usia 30 tahun, membabarkan Dharma selama 49 tahun, selama kurun waktu 49 tahun ini, kita melihat kehidupan Buddha sepertinya begitu monoton, kehidupan begini apalah maknanya?

Anda tidak paham justru kehidupan beginilah yang paling membahagiakan tiada taranya, orang awam takkan bisa mencicipi kebahagiaan agung tersebut.

Kutipan Ceramah Master Chin Kung 21 Februari 2011


釋迦牟尼佛首先表演給我們看的,佛陀的自行就是入定,出了定就是教學。有人向他請教他出定,他所教的寫成文字就是經典。他當時在講的時候,他沒有講稿,他也沒有任何材料,隨口而出,記錄下來是最好的文章。這是學問,學問從哪裡來的?從德行來的,身心沒有惡念,沒有邪行。佛陀只有三樁事情,每天就這三樁事情,不是在講經,就是入定,再一個就是去托缽,就這麼簡簡單單的生活過了六十年。四十九年教學,十二年學習,六十年。三十歲開悟之後,這個末後的四十九年,我們看起來這個生活太呆板,這種生活有什麼意思?這個生活裡頭大樂,一般人嘗不到。

文摘恭錄 淨土大經解演義  (第二九四集)  2011/02/21  澳洲淨宗學院  檔名:02-039-0294

 


 

Para Guru Sesepuh dalam menjalani kehidupan keseharian juga begitu bersahaja. Lihatlah aktivitas di vihara-vihara zaman dulu, para penghuni vihara hanya menfokuskan diri mempelajari satu judul sutra saja, menfokuskan diri pada satu Pintu Dharma dan mendalaminya, melatihnya berkesinambungan untuk jangka panjang.

Jadi tempo dulu sutra itu tidak untuk dibaca, tapi untuk diceramahkan. Apabila setiap hari menceramahkan selama 1 jam, maka butuh waktu 10 jam untuk persiapan.

Selama kurun waktu 10 jam, dia harus begitu terfokus, memusatkan perhatian untuk ceramah nanti, memusatkan perhatian adalah melatih samadhi, membaca dan mempelajari ajaran sutra adalah mengembangkan kebijaksanaan.

Namun ada pula penceramah yang mempersiapkan materi secara sederhana saja, tidak butuh baca berbagai sumber, cuma mendalami satu judul sutra saja, dia mengulang membaca-nya hingga berpuluh-puluh kali, serupa dengan kata pepatah, “Mengulang membaca hingga ribuan kali, maknanya dapat dipahami dengan sendirinya”.

Lantas bagaimana kalau ada bagian yang tidak dipahami? Dilewati saja, bagian yang tidak dipahami tidak usah dijelaskan, cukup dibaca saja teksnya dan tidak perlu dijelaskan.

Menfokuskan diri pada satu Pintu Dharma dan mendalaminya, setelah satu judul sutra ini selesai diceramahkan, ulang lagi dari awal, hadirin pendengarnya tidak sama.

Pendengar yang datang mendengar ceramahmu, setelah satu judul sutra selesai diceramahkan, dia pun beranjak pergi, sementara itu gelombang kedua akan datang guna mendengar ceramahmu dari awal.

Jangan mempermasalahkan jumlah pendengar, baik satu, dua maupun tiga orang yang hadir, bukanlah masalah, saya juga tetap menjelaskannya dengan sepenuh hati, yang keseluruhannya mengalir keluar dari jiwa sejati, hal ini nyata adanya.

Semakin sering anda menceramahkannya, maka makna tersirat yang tampak akan semakin jelas, jadi tidak perlu membaca banyak materi pendukung atau referensi lainnya.

Inilah yang disebut sebagai mengamalkan sila sehingga mencapai samadhi, setelah mencapai samadhi maka terbukalah kebijaksanaan.

Cara yang digunakan oleh praktisi zaman dulu sangat berbeda dengan orang masa kini. Cara ini berasal dari Buddha Sakyamuni, orang zaman dulu mana ada begitu banyak materi pendukung? Zaman dulu masih belum ada mesin cetak, buku-buku disalin dengan tangan.

Ketika Buddha Sakyamuni membabarkan Dharma di dunia ini, manalah ada buku-buku, setelah Sang Buddha memasuki Parinirvana, barulah para siswaNya menuangkan ucapanNya ke dalam bentuk tulisan.

Jadi kita dapat membayangkan bahwa para siswa Buddha Sakyamuni, selain mendengar pembabaran Dharma dari Buddha, tidak mencari referensi atau bahan rujukan lainnya lagi. Semakin sederhana hasilnya semakin efektif.

Sedangkan zaman sekarang, setumpuk materi referensi dan bahan rujukan ditaruh di samping, malah membuat pikiran makin ruwet, apapun tidak berhasil dipelajari.

Kutipan Ceramah Master Chin Kung 21 Februari 2011


祖師大德們在沒出名,修學過程當中也很簡單。你看在寺廟裡面,講從前不是現在。從前在寺廟裡修行,早晚課之外,早晚課是共同的,專門學一部經論,一門深入,長時薰修。他不是在讀經,他就是在講學。求學過程當中,每天如果講一個小時,一個小時至少要十個小時去準備,去備課。他要專心,專心就是修定,閱讀經文就是智慧。有人備課是很簡單的,不要找很多參考資料,就這一部經,在講經之前,他把它念個幾十遍,讀書千遍,其義自見,就這個意思。不懂的地方怎麼樣?念過去不講解,念沒錯,講會講錯,念哪裡會有錯?一門深入,這一部經講完的時候從頭再講,聽眾不一樣。跟你來學,來聽你講經的,這一部經講完了,離開了,後面那一批又來了。人數不拘,兩個、三個都好,我來講給你聽,完全是從自性裡流出來的,這是真的不是假的。你愈熟悉,意思愈明顯,這麼來的,不需要找這些參考資料。這就是因戒得定,因定開慧,慧開了之後跟你講。古大德用的方法跟現在人不一樣,這些方法全從釋迦牟尼佛那裡學來的,古人哪有那麼多參考書?那時候沒印刷,書都是手抄的。世尊當年在世的時候,根本就沒有書籍,經典是釋迦牟尼佛滅度之後弟子們結集的。那我們就能想到,釋迦佛當年在世的這些弟子,他們的學習除了聽經之外,也有研究討論、心得分享,沒參考資料。參考資料只是能夠記得什麼?佛去年在哪裡講,前年在哪裡講的,拿來做印證,如此而已。愈簡單還愈有效果。現在這一大堆資料擺在旁邊的時候,把自己頭腦搞亂掉,什麼都學不到。

文摘恭錄 淨土大經解演義  (第二九四集)  2011/02/21  澳洲淨宗學院  檔名:02-039-0294




 

Ketika kami belajar berceramah di Taichung, Guru Li (Upasaka Li Bing-nan) menetapkan kami hanya boleh memilih satu bahan rujukan saja, mengapa demikian? Supaya pikiranmu tidak kacau, pola pikirmu juga cuma satu garis saja.

Jika anda mencari bahan rujukan yang berasal dari dua orang penulis, setiap penulis memiliki jalan pemikiran masing-masing, cara penyampaiannya juga tidak sama, anda jadi bingung, tidak tahu harus menuruti sumber yang mana.

Jika anda mencari tiga jenis sumber referensi, maka anda berada di persimpangan tiga; bila anda mencari empat jenis sumber referensi, maka anda berada di persimpangan empat, tidak ada yang berhasil anda pelajari, kebenaran ini mesti dipahami.

Insan suci dan bijak zaman dulu meraih keberhasilan dengan menggunakan prinsip ini. Sedangkan kita hari ini, kaya akan bahan rujukan, bahkan ada seratus kali lipat banyaknya, tetapi mengapa kebijaksanaan dan kemampuan kita tak sebanding dengan orang tempo dulu?

Oleh karena cara belajar kita sudah salah, niat hati juga berbeda. Hati insan zaman dulu adalah tulus, tidak ada niat yang mengutamakan kepentingan dan keuntungan pribadi. Sedangkan orang zaman sekarang, niat yang mengutamakan kepentingan dan keuntungan pribadi itu sudah terlampau berat. Hal yang tidak membawa keuntungan bagi diri sendiri, takkan sudi dilakukannya.

Orang sekarang tidak punya rasa hormat dan ketulusan, makanya pengetahuan sebagus apapun juga takkan berhasil dipelajarinya, hal ini tidak boleh tidak dipahami.
     
Kutipan Ceramah Master Chin Kung 21 Februari 2011


我們在台中那時候學經教,老師規定參考的註解只能選一種,為什麼?你不亂,你的思想脈絡是一條線。你找兩個人的參考書,他兩個人的想法不一樣,講法也不一樣,你無所適從;三種參考書就是三叉路口,四種參考書就是十字街頭,你學不到東西,這個道理要懂。那我們想古人這個原則,古聖先賢都是從這個路走出來的。他們怎麼會有那麼大的成就?我們今天資料比他豐富一百倍都不止,為什麼跟人家相比,他的百分之一我們都做不到。我們的智慧不如他嗎?不見得。我們的德能不如他嗎?也不見得,為什麼差距這麼大?方法錯了,用心不一樣。古人的心是真誠的,沒有自利的心,也就是沒有為自己的心。今人自利的心太重,對自己名聞利養沒有好處的不要,可以取得名利的才學。所以心不誠、心不敬,真的好東西他也學不會,這是我們不能不知道的。

文摘恭錄 淨土大經解演義  (第二九四集)  2011/02/21  澳洲淨宗學院  檔名:02-039-0294