Selasa, 17 September 2019

Kutipan Ceramah Master Chin Kung 17 Februari 2011 (Bgn 7)


“Klasik Tiga Aksara”menyebutkan, “Dalam belajar mesti terfokus”, apabila anda belajarnya tidak terfokus, maka anda tak berdaya menguasainya. Maka itu tidak boleh sekaligus belajar terlampau beragam, cuma boleh belajar satu Pintu Dharma saja, satu mata pelajaran saja.

Ketika saya berada di Taichung mengikuti Upasaka Li Bing-nan belajar ajaran sutra, cara beliau mengajar adalah terfokus, anda cuma boleh belajar satu judul sutra saja, tidak boleh sekaligus belajar dua judul sutra, mengerahkan segenap perhatian, waktu, tenaga dipusatkan pada satu metode, setelah satu metode ini berhasil dikuasai, Guru Li juga telah mengesahkan pencapaianmu, barulah anda boleh mempelajari metode kedua.

Bagaimana standar penilaiannya sehingga anda dianggap telah lulus? Yakni ketika anda memberi ceramah di atas podium, umpamanya saya belajar “Amitabha Sutra”, menfokuskan diri belajar satu judul sutra ini, mendengar penjelasan sutra hanya dari Guru Li, tidak boleh membaca sumber lainnya, walaupun di atas podium ceramahmu tidak bagus juga bukan masalah.

Mungkin anda berpikir, justru saya membaca lebih banyak sumber, barulah ceramah saya akan jadi menarik bukan? Tidak boleh. Ini aturan macam apa?

Ini ditujukan supaya anda dapat menaklukkan keangkuhan diri sendiri, membina etika moralmu. Jadi apakah anda terampil atau tidak dalam berceramah, bukanlah masalah, etika moral lebih penting!

Oleh karena niat hati yang mendambakan ketenaran dan keuntungan, hati yang pongah itu dapat menghancurkan keseluruhan hidupmu. Maka itu Guru Li telah berjerih payah membimbing murid-muridnya, sementara itu kami yang masih berusia muda kala itu, tidak memahami jerih payah guru.

Bahkan waktu itu kami masih menuduh Guru Li sebagai guru yang bertangan besi, tidak memperbolehkan kami membaca buku karya orang lain, dia pasti takut kalau kami lebih pintar darinya.

Kami sungguh keliru, padahal kenyataannya kami mustahil dapat melampaui pencapaian Guru Li.

Maka itu hendaknya membangkitkan ketulusan, jujur, patuh, serius mengamalkan, barulah boleh. Selama kita tidak jujur dan tulus, masih hobi curi-curi melihat sumber lainnya, membaca karya tulis orang lain, maka anda sendiri mencelakai dirimu sendiri.

Kutipan Ceramah Master Chin Kung 17 Februari 2011


《三字經》上講,「教之道,貴以專」,你要不專求,你得不到。所以同時不能學太多,只能學一門,一個科目。我在台中跟李老師學教,他老人家教學的方法就是專求,你只能學一樣,你不能學兩樣,全部精神、時間、精力都專注在一門,這一門學好了,他認可了,你才可以學第二門。他認可的標準是什麼?是你上台去講,譬如我學《阿彌陀經》,專攻這一門,聽老師的講解,只聽老師講解,不准參考別人的註解,講得不好沒關係。我能夠多參考一些不是講得更好嗎?不准。這是什麼個道理?這是訓練降伏你自己的傲慢心、好高騖遠的心,培養你的德行。講得好不好沒有關係,德行重要!因為名利心、好高騖遠、傲慢心會毀掉你一生。所以老師用心之苦,我們年輕的學生體會不到,還說什麼?老師跋扈,不准我們去找參考資料,怕我們講得比他更好。我們全搞錯了,我們永遠趕不上老師。所以要老實,老實、聽話、真幹就成就了。不老實,我還偷偷的去搞參考,看別的東西,你是自己害自己。

文摘恭錄 淨土大經解演義  (第二八七集)  2011/2/17




 

Dalam masyarakat era kini yang menjunjung tinggi asas kebebasan, siapapun tidak boleh membatasi siapapun, maka itu harus mengandalkan sepenuhnya pencerahan diri sendiri.

Apabila anda sanggup memenuhi persyaratan yang pertama yakni jujur dan tulus, yang kedua adalah patuh, dan yang ketiga adalah mengamalkan dengan serius, barulah anda dapat berhasil.

Bukan saja diri sendiri bisa berhasil, bahkan prestasimu dapat melampaui pencapaian gurumu, apa alasannya? Insan zaman dulu berkata,” Kemampuan murid berasal dari didikan guru, namun akhirnya prestasi murid mengungguli prestasi guru”, ini merupakan fakta yang tak terbantahkan.

Guru akan bersukacita melihat prestasi murid melampaui pencapaiannya, ini juga merupakan keberhasilan guru yang telah membimbing muridnya! Sebaliknya bila prestasi murid tak sebanding dengan pencapaian guru, maka setinggi apapun pencapaian si guru, masyarakat juga akan memandang rendah padanya, meragukan kemampuan si guru. Mengapa demikian?

Ini membuktikan ketidakmampuan si guru, tidak mengerahkan segenap kemampuan untuk mendidik muridnya, masih menyimpan ilmu, menyimpan satu jurus, takut muridnya mengalahkan dirinya.

Padahal sesungguhnya bila si murid semakin mengungguli pencapaian gurunya, pasti akan semakin menuai pujian dari masyarakat, si guru pasti adalah sosok yang bersusila barulah bisa menghasilkan murid yang begitu unggul.

Dengan memiliki etika moral, memiliki upaya kausalya, si guru juga terampil dalam membimbing dan mendidik! Hal ini tidak boleh tidak dipahami.

Zaman dulu seorang guru memang sangat menuntut kedisiplinan muridnya, sekarang tidak boleh lagi, maka itu guru hanya bisa berharap muridnya, setelah berhasil dapat mengabdi pada negara, berdedikasi bagi rakyat, memberi kontribusi pada orang banyak. Terhadap negara, rakyat dan khalayak ramai, dapat mempersembahkan karya nyata.

Demikianlah harapan seorang guru pada muridnya, inilah yang disebut sebagai membalas budi Buddha, memikul harapan yang disampaikan guru, ini merupakan bentuk penghormatan besar pada guru.

Guru tidak pernah mengharapkan pamrih darimu, hanya berharap setelah anda sukses belajarnya, dapat berdedikasi bagi negara dan rakyat, memberi manfaat nyata bagi khalayak ramai!

Kutipan Ceramah Master Chin Kung 17 Februari 2011


  今天這個社會民主自由開放,誰都不能控制誰,誰都不能限制誰,完全在你自己覺悟。你自己不能守住這個關,老實這一關,聽話這一關,真幹這一關,三關,這三關你要能守得住,你成就了。不成就則已,成就肯定超過老師,為什麼?古人說得好,「青出於藍而勝於藍」,這是一定的道理。老師歡喜學生超過他,老師的成就!老師教出來的學生都不如他,這個老師自己本事再高,人家瞧不起他。為什麼?教學不用心,還得藏一手,怕學生超過他。學生超過老師愈多,人家對老師讚歎就愈多,肯定你是一個有德行的老師。有德行,有善巧方便,你善於教!這些我們不能不知道。老師,實在講過去是要求學生,現在是希望學生,都不能講要求,希望學生學成之後要利益國家、利益民族、利益人群,對國家、對民族、對人類做出真正的貢獻。在古時候,老師是對學生的要求,這叫報佛恩,辜負老師的希望,這個對老師是大不敬。老師對你一無所求,只希望你學成之後,將來是貢獻給社會國家,貢獻給人類。這是師道!

文摘恭錄 淨土大經解演義  (第二八七集)  2011/2/17





 
 
Melatih diri, tak peduli Dharma duniawi maupun Dharma non duniawi, juga dimulai dari bernamaskara dan menghormati. Di dalam “Avatamsaka Sutra”, tercantum Sepuluh Tekad Bodhisattva Samantabhadra, butir pertamanya adalah “Bernamaskara menghormati para Buddha”.

Lihatlah di dalam “Liji (salah satu dari lima Klasik ajaran Konfusius)”, begitu anda membuka lembaran buku, maka kalimat pertama yang anda temukan  adalah “Tidak ada yang tidak dihormati”.

Lihat pula di dalam pintu Buddha, buku kebaktian ritual pertobatan, begitu anda membukanya, kalimat pertamanya adalah “Menghormati segalanya, segenap hati bernamaskara”.

Dengan demikian kita jadi tahu bahwa belajar dan melatih diri itu hendaknya dimulai dari mana? Dimulai dari bernamaskara dan menghormati. Apabila kalimat ini saja tidak sanggup diwujudkan, maka apa lagi yang bisa kita lakukan!

Era kini, mungkin cuma di pintu Buddha yang masih mempertahankan secuil formalitas, sedangkan di sekolah umum sudah diabaikan, ketika guru memasuki ruangan kelas, murid-murid tidak perlu berdiri memberi hormat kepada guru, kalau tidak punya rasa hormat, apa lagi yang dapat mereka pelajari?

Murid-murid sendiri juga tidak serius dalam belajar, sumber penyebabnya terlampau banyak, menurutku yang paling parah adalah komputer. Di dalam komputer banyak terdapat permainan game, berapa banyak anak-anak usia dini hanyut dalam permainan, batinnya mengalami pencemaran, sampai pada akhirnya tak berdaya terlepas dari belenggu ini.

Permainan game telah menjadi kebutuhan paling penting dalam hidupnya, dia tidak sanggup melepaskan diri dari belenggu ini, alhasil dia harus mengorbankan banyak hal termasuk nyawanya sendiri.

Banyak anak-anak muda yang mengakhiri hidupnya, bila diperiksa penyebabnya, saya percaya permainan game menempati urutan pertama. Permainan game telah merusak akal sehatnya!

Kutipan Ceramah Master Chin Kung 17 Februari 2011

Penjelasan Sepuluh Tekad Bodhisattva Samantabhadra :


修行,無論是世間法是出世間法,都是從禮敬開始,《華嚴經》普賢第一願「禮敬諸佛」。在中國,諸位看看《禮記》,《禮記》你一翻開,頭一句「曲禮曰:毋不敬」。看看佛門裡面拜懺,那個儀規你一展開,第一句話「一切恭敬、一心頂禮」。這就曉得,修學從哪裡開始?從禮敬開始。我們連這一句都沒有學到,這個不行!現在大概只有佛門的講堂還保持一點形式,學校沒有了,學校老師進來上課沒有禮敬的了,這怎麼能學到東西?學生對自己所學的功課不認真,不認真的因素很多,我覺得最嚴重的應該是電腦。電腦裡面遊戲的東西太多,多少年輕人迷在這個裡面,受這些染污,到最後自己沒有能力離開它。電腦變成他生活最重要的一部分,他無法捨離,到最後付出的代價是什麼?代價是性命。年輕人自殺,你要調查他的原因,我相信電腦應該排在第一。把人全教壞了!

文摘恭錄 淨土大經解演義  (第二八七集)  2011/2/17

Senin, 16 September 2019

Kutipan Ceramah Master Chin Kung 17 Februari 2011 (Bgn 6)


Alam semesta beserta seluruh isinya, Buddha Sakyamuni menyampaikan bahwa “Segala sesuatu tercipta dari hati dan pikiran”, niat pikiran kita tidak baik.

Di dalam organisasi ini, apakah kita memperlakukan setiap orang dengan hati yang tulus dan hormat, memandang setiap insan bagaikan abang, kakak, adik sendiri? Sekarang sesama saudara kandung saja tidak akur, tiap hari berkelahi, makanya memperlakukan orang lain bagaikan saudara sendiri, juga tidak bisa.

Menghormati orang lain bagaikan menghormati Ayahbunda sendiri, tetapi terhadap Ayahbunda sendiri saja tidak berbakti. Ucapan insan zaman dulu sudah tidak dapat digunakan lagi, masalah pun jadi besar.

Bagaimana pula terhadap diri sendiri? Terhadap diri sendiri juga tidak baik, seperti apa yang dikatakan sebagai “Menyayangi orang lain seperti menyayangi diri sendiri”, orang sekarang tidak mencintai dirinya sendiri, bagaimana bisa mencintai orang lain?

Orang yang tahu mengasihi diri sendiri pasti akan membina etika moral diri sendiri, barulah disebut tahu mengasihi diri sendiri. Kalau tiap hari melakukan pembunuhan, pencurian, asusila, berdusta, ini namanya mencelakai diri sendiri, manalah ada mencintai diri sendiri.

Maka itu insan yang menyayangi orang lain, terlebih dulu harus tahu menyayangi diri sendiri (membina etika moral), jika diri sendiri saja tidak tahu mencintai diri sendiri, bagaimana bisa mencintai orang lain? Makanya masyarakat sekarang.....Payah!

Bahkan Buddha dan Bodhisattva, Konfusius maupun Mencius, para insan suci dan bijak yang langsung datang ke dunia guna membimbing manusia juga akan merasa kesulitan, bagaimana baru bisa mendidiknya? Tak berdaya!

Ketika manusia sudah tak berdaya dididik, Buddha dan Bodhisattva datang ke dunia juga tidak ada gunanya, insan suci dan bijak turun ke dunia juga tidak ada gunanya, pada saat begini kita tahu bahwa bencana segera datang melanda, dunia akan porak poranda, manusia menuju kepunahan.

Maka itu kita jadi mengerti bahwa bencana besar disebabkan oleh perkembangan ilmu dan teknologi, bencana tidak melanda, manusia tidak sadar-sadar juga. Kemajuan ilmu dan teknologi telah menenggelamkan ajaran insan suci dan bijak, sehingga manusia menuju pada kepunahan.

Kutipan Ceramah Master Chin Kung 17 Februari 2011


天地萬物,佛說得好,「一切法從心想生」,我們的念頭不好、不善。這個團體,我們是不是以真誠心對每個人,看每一個人就像自己兄弟姐妹一樣?現在兄弟姐妹都不團結,兄弟姐妹天天都打架,像兄弟姐妹也不行。尊敬別人像自己父母一樣,對父母也不孝。古人這些話現在都用不上了,這個問題可大了。對自己呢?對自己也不好,說「愛人如己」,現在不愛自己,那怎麼能愛人?愛自己的人一定修養自己的德行,愛自己。天天搞殺盜淫妄那是害自己,那不是愛自己。所以愛人者一定要先自愛,自己不能愛自己怎麼能愛別人?所以今天的社會難!真的是佛菩薩、孔孟這些聖人來教都會感到為難,怎麼教?沒法子教了。人到沒法子教了,佛菩薩來都沒用,聖賢來也沒有用,這個時候我們就知道災難會現前,天翻地覆,整個人類毀滅,重新來過。

於是我們了解這個大災難是科學技術帶來的,災難沒有現前,人不覺悟;災難現前,明白了。

文摘恭錄 淨土大經解演義  (第二八七集)  2011/2/17

 


 

Kita jadi mengerti bahwa bencana besar disebabkan oleh perkembangan ilmu dan teknologi, bencana tidak melanda, manusia tidak sadar-sadar juga. Kemajuan ilmu dan teknologi telah menenggelamkan ajaran insan suci dan bijak, sehingga manusia menuju pada kepunahan.

Berapa orang yang dapat tercerahkan, kembali ke jalan yang benar? Orang yang kembali ke jalan yang benar pasti akan serius melatih diri, membaca buku ajaran insan suci dan bijak, mengamalkan sesuai dengan ajaran yang tercantum.

Inilah wujud dari mengasihi diri sendiri, ini merupakan wujud dari menyayangi diri sendiri, yang juga merupakan wujud dari menyelamatkan diri sendiri.

Jadi mesti tercerahkan barulah bisa, kalau tidak tercerahkan dan sesat, maka seperti apa yang dikatakan orang umum sebagai niat pikiran untuk bersaing itu tidak sanggup dilepaskan (disingkirkan).

Oleh karena bersaing, barulah saya dapat bertahan di sini, bila saya tidak bersaing maka saya takkan dapat hidup di dunia ini, bila ingin berkuasa maka saya harus bersaing dengan orang lain.

Tempo dulu ketika saya berada di Hong Kong, Asia Television (ATV) datang mewawancaraiku. Saat itu reporter mereka yang bernama He Shou-xin bertanya padaku, ada sebuah pepatah Tionghoa yang populer mengatakan, “Manusia yang tidak mengutamakan kepentingan sendiri, maka Langit akan menjatuhkan hukuman padanya dan Bumi akan memusnahkannya“, bagaimana pandanganku tentang hal ini.

Saya menjawab : Kalimat pepatah ini sudah keliru, Buddha Sakyamuni tidak bertindak demi kepentingan pribadi, tetapi Langit tidak menjatuhkan hukuman padaNya, Bumi juga tidak memusnahkanNya, bahkan 2500 tahun kemudian, pada hari ini bila anda mengatakan pada orang lain tentang Buddha Sakyamuni, masih ada begitu banyak orang yang menghormatiNya.

Demikian pula dengan Konfucius dan Mencius, yang tidak mementingkan diri sendiri, tetapi Langit tidak menjatuhkan hukuman padanya dan Bumi juga tidak memusnahkan dirinya.

Kemudian saya berkata padanya, saya sendiri sepanjang hidup juga tidak memikirkan diri sendiri, Langit tidak menjatuhkan hukuman padaku dan Bumi juga tidak memusnahkan diriku, jadi pepatah tersebut adalah keliru.

Lantas siapa yang menciptakan pepatah tersebut? Orang yang mengutamakan kepentingan dan keuntungan pribadi, mereka hendak bersaing dan berseteru, mereka hendak mengendalikan, mereka hendak menguasai, sehingga melontarkan pepatah tersebut sebagai landasan teori mereka.

Kenyataannya, apa yang dapat mereka kendalikan, apa yang dapat mereka kuasai, memang telah ada di dalam garis hidup mereka, apabila tidak ada di dalam garis hidupnya, mustahil dia berhasil merebutnya!

Kutipan Ceramah Master Chin Kung 17 Februari 2011


於是我們了解這個大災難是科學技術帶來的,災難沒有現前,人不覺悟;災難現前,明白了。科學技術把聖賢的文明毀滅,然後就把人類毀滅,把地球毀滅了。幾個人覺悟,幾個人真正回頭?回頭的人一定真幹,讀聖賢書,依教奉行。這是什麼?這是自愛的表現,這是自救自度的表現。所以要覺悟才行,不覺悟是迷惑,迷惑的時候,那就跟現在一般人講的,競爭的這個理念他不能放下。競爭我才能生存,我要不競爭,我在這個世間不能生存,勢必要跟人競爭。

過去我在香港,有一年亞洲電視台來訪問,有位何先生他提出一個問題問我,他說中國自古諺語有一句話說,「人不為己,天誅地滅」,問這句話我是怎麼看法。我說:這句話說錯了。他說:為什麼?我說:釋迦牟尼佛不為自己,天沒有誅他,地也沒有滅他,二千五百年之後的今天提起釋迦牟尼佛,還很多人尊敬他;孔子、孟子沒有為自己,天也沒有誅他,地也沒有滅他。然後我告訴他,我這一生沒有替自己想過,老天也沒有誅我,地也沒有滅我,這句話說錯了。這話是誰說的?自私自利的人說的,他們要爭,他們要控制,他們要佔有,用這句話做他的理論依據。實際上,他能控制得了的,他能佔有得到的,還是他命裡有,他命裡要沒有,爭不到!

文摘恭錄 淨土大經解演義  (第二八七集)  2011/2/17



 
 

Manusia hidup di dunia ini, kaya atau miskin telah ditentukan dalam garis hidupnya, apabila tidak ada di dalam garis hidup, bagaimana pun dia berupaya memperebutkan, tetap saja takkan berhasil.

Apabila tidak ada di dalam garis hidupnya, tetapi dia berhasil merebutnya, maka Buddha Sakyamuni juga ikut berebutan, Konfucius dan Mencius juga ikut-ikutan bersaing dan berseteru, kenyataannya hal ini mustahil.

Kalau memang tidak bisa diperebutkan, segala sesuatu tak terlepas dari nasib, maka “Insan mulia tetap berbahagia menjadi insan mulia, sementara orang licik sungguh prihatin tetap menjadi orang licik”, buat apa bersaing dan berebutan? Kebenaran ini mesti dipahami, hati pun jadi stabil.

Nafsu keinginan harus dikurangi, makin sedikit makin bagus, hati pun jadi suci. Hati suci menumbuhkan kebijaksanaan, kebijaksanaan barulah dapat membawa padamu kebahagiaan indah sempurna.

Apabila kita mengabaikan dua kalimat di atas, maka pelatihan dirimu pasti takkan berhasil. Ini merupakan syarat yang paling dasar untuk berhasil dalam pelatihan diri, anda tidak memenuhi persyaratan ini, maka anda takkan berdaya melatih diri, melatih diri harus dimulai dari sini.

Lihatlah di dalam “Di Zi Gui”, bukankah juga mengatakan hal yang sama, apakah kedua kalimat di atas terjalin dengan “Risalah Balasan dan Ganjaral Setimpal” dan “Sepuluh Kebajikan”? Jika terjalin maka itu adalah kebenaran, sebaliknya bila tidak terjalin maka itu adalah teori sesat, beginilah cara membedakannya.

Kutipan Ceramah Master Chin Kung 17 Februari 2011

Penjelasan “Di Zi Gui” baca di :

Risalah Balasan dan Ganjaran Setimpal :

Sepuluh Kebajikan :


人在世間一生,富貴窮通全是命,命裡沒有要能爭得到,釋迦牟尼佛也競爭了,孔子、孟子也來加入競爭的行列了,爭不到。既然是爭不到,一切都沒有辦法逃過命運決定的,那就「君子樂得作君子,小人冤枉作小人」,何必要爭?這個道理要懂,人心自然就平了。欲望少,愈少愈好,心地清淨。清淨心生智慧,智慧才真正帶給你幸福美滿。我們如果疏忽這兩句,違背這兩句,你的道業肯定不能成就。這是修行成就基本的條件,你不具備這個條件,你就無法修行,修行要從這裡做起。你看看《弟子規》上是不是這麼說的,《感應篇》、《十善業道》與這兩句話相不相應?相應那是正法,與這個不相應的那是邪法,這是邪正的標準。

文摘恭錄 淨土大經解演義  (第二八七集)  2011/2/17


Sabtu, 14 September 2019

Kutipan Ceramah Master Chin Kung 17 Februari 2011 (Bgn 5)


Kemelekatan pada perasaan yang sangat mendalam, ini adalah enam alam tumimbal lahir, para makhluk di enam alam tumimbal lahir memiliki banyak nafsu keinginan.

Ketika nafsu keinginan berkembang sampai tahapan yang tak terkendalikan, maka akibatnya adalah jatuh ke tiga alam rendah, pasti jatuh ke Neraka Avici. Usai menjalani siksaan di Neraka Avici, dilanjutkan lagi menjalani siksaan di Alam Setan Kelaparan, kemudian dilanjutkan lagi menjalani siksaan di Alam Binatang, entah sampai kapan barulah memperoleh kembali wujud manusia.

Usai menjalani siksaan di tiga alam rendah, dia kembali lahir di Alam Manusia, namun kondisinya sungguh memprihatinkan! Dia masih membawa tabiat alam penderitaan, dia begitu gampang tergiur dengan godaan di luar, lalu menciptakan karma buruk, akibatnya jatuh lagi ke tiga alam rendah.

Di dalam “Ksitigarbha Sutra” disebutkan bahwa Bodhisattva Ksitigarbha bersusah payah membimbing para makhluk di alam penderitaan, setelah mendengar nasehat Bodhisattva, para makhluk jadi sadar dan bertobat, tetapi setelah sampai di Alam Manusia, tidak lama kemudian mereka kembali lagi melaporkan diri ke Neraka, para Raja Setan yang bertugas di Neraka melihat dirimu jadi bertanya, “Kenapa kamu balik lagi?”.

Mari kita renungkan dengan kepala dingin tentang persoalan ini, selama ini kita bolak-balik antara alam manusia dan tiga alam rendah. Setiap kali berkurang sedikit, setiap kali bertambah ringan sedikit, sampai ke Alam Manusia bersua dengan ajaran Suciwan, timbul hati sukacita, kembali ke jalan yang benar.

Dari sini kita dapat memahami sebuah hal, tidak mudah bersua dengan Ajaran Sukhavati, setelah bertemu dapat membangkitkan keyakinan benar, tekad benar, dalam satu masa kehidupan ini dapat terlahir ke Alam Sukhavati. Hal ini sungguh sulit sekali!

Amitabha Sutra menyebutkan, “Tidak boleh kekurangan akar kebajikan, berkah kebajikan dan jalinan jodoh, barulah dapat terlahir ke Negeri Buddha Amitabha”, kalimat ini tidak mudah diwujudkan.

Dalam satu masa kehidupan ini, dia telah melepaskan jalinan jodoh duniawi maupun non duniawi, barulah dapat terlahir ke Alam Sukhavati. Jika tidak sanggup melepaskan kemelekatan, masih ada secuil perasaan mendambakan, bahkan tabiat yang mendambakan itu masih ada, perasaan mendambakan itu masih bisa disingkirkan, tetapi tabiat itu sulit dipatahkan!

Untuk menghapus tabiat ini, bila tidak memiliki landasan ajaran sutra, tidak ada kebijaksanaan dan pengetahuan yang benar, maka mudah mengalami kemerosotan batin. Terutama pada era sekarang ini, godaan benda materi, tabiat yang tertanam di Alayavijnana, godaan dari siluman, Mara dan setan jahat lainnya.

Sudah sekian lama televisi memikat manusia, memikatmu supaya menciptakan karma buruk, menyesatkan dirimu untuk mengejar ketenaran dan keuntungan, mengejar dan mendambakan lima nafsu keinginan (harta, rupa, ketenaran, makanan, tidur) dan enam objek (rupa, suara, wangi-wangian, rasa, sentuhan, bentuk-bentuk pikiran), kenyataannya yang namanya nafsu keinginan itu takkan ada habis-habisnya, takkan ada kepuasan di dalamnya, hal ini sungguh tragis!

Kutipan Ceramah Master Chin Kung 17 Februari 2011


情執很深,這是六道的,六道眾生多欲。欲望發展到沒有止境,那個果報在三途,肯定在阿鼻地獄。阿鼻地獄的罪受完,到餓鬼道、畜生道,不知道要到什麼時候才再得人身。

  再得人身,可憐!帶著有惡道的習氣,他很容易被外面境界誘惑,誘惑又造罪,造罪立刻又墮三途。《地藏經》上講得很好,地藏菩薩好不容易教導這些惡道眾生,他們聽懂了、懺悔了,到人道來了,沒有多久他又回去了,地獄裡這些鬼王看到,「你怎麼又來了?」我們很冷靜的來觀察體會這樁事情,這是真的不是假的,人間三途多少次的像拉鋸戰一樣,來來去去,一次減輕一點、一次減輕一點,到人間來遇到聖教,生歡喜心,真回頭了。從這個地方我們就了解一樁事實,遇到淨宗法門不容易,遇到了真信、真願,這一生就往生了。這個事情大難大難!《彌陀經》上講的,「不可以少善根福德因緣得生彼國」,這句話不容易。在這一生當中,他把世緣法緣全放下了,才能往生。如果不放下,還有貪戀,甚至於還有貪戀的習氣在,貪戀是可以放下,習氣難斷!這個習氣如果沒有經教的基礎,沒有真正的智慧認知,很容易墮落。尤其今天這個時代,物質的誘惑,受想行的誘惑,阿賴耶的習氣,妖魔鬼怪的誘惑。魔王波旬告訴我,電視、網路是他的道場,我們以前沒想到過,這個東西多誘人!誘導你去幹壞事,誘導你、滿足你的名聞利養,滿足你的五欲六塵,而實際上永遠沒有滿足的一天,這個事情很可怕!

文摘恭錄 淨土大經解演義  (第二八七集)  2011/2/17




 

Tujuan dari pelaksanaan kebaktian pagi dan kebaktian sore adalah senantiasa mengingatkan diri kita, kebaktian pagi adalah mengikrarkan tekad, sedangkan kebaktian sore ditujukan untuk melakukan introspeksi diri.

Kebaktian pagi ditujukan untuk mengikrarkan tekad, buku kebaktian pagi Aliran Sukhavati berisi 48 tekad agung Buddha Amitabha, menjadikan 48 tekad Buddha Amitabha sebagai tekad diri sendiri, dengan hati yang tulus mengikrarkan 48 tekad agung guna menyelamatkan semua makhluk.

Kebaktian sore adalah membaca Bab 32 sampai dengan Bab 37 Sutra Usia Tanpa Batas, isinya adalah membahas tentang Lima Sila dan Sepuluh Kebajikan, menggunakan bait sutra untuk bercermin, melakukan introspeksi diri, apakah hari ini saya melakukan kesalahan? Apa yang Buddha ajarkan padaku, apakah saya telah mengamalkannya? Sila yang ditetapkan oleh Buddha, apakah saya telah menaatinya?

Dengan cara sedemikian rupa anda melaksanakan kebaktian pagi dan kebaktian sore, barulah ada jasa kebajikannya, jadi bukanlah dengan cara membaca sutra buat diperdengarkan kepada Buddha dan Bodhisattva, Buddha dan Bodhisattva tidak butuh anda bacakan buatNya.

Anda serius mengamalkannya, bertobat di hadapan Buddha dan Bodhisattva, memohon pada Buddha dan Bodhisattva agar menjadi saksi bagi dirimu, begini barulah Buddha dan Bodhisattva bersukacita.

Hendaknya diingat bahwa demi semua makhluk, demi Dharma Sejati berlangsung lama di dunia ini, barulah benar-benar demi kebaikan diri sendiri, bila bercampur dengan kepentingan diri sendiri, ketenaran dan keuntungan maka ini mencelakai diri sendiri.

Kutipan Ceramah Master Chin Kung 17 Februari 2011

Buku kebaktian pagi Aliran Sukhavati :

Buku kebaktian sore Aliran Sukhavati :


要常常想到,真的是每天晚課的時候做反省。早晚課這是早年時時刻刻提醒大家,早課是發願,我們淨宗課誦本,早課是念四十八願,念四十八願要願我如阿彌陀佛,以真誠心發四十八願度眾生。晚課用三十二品到三十七品,這一段經的內容是五戒十善,對照經文來檢點,我今天一天有沒有犯過失,佛教我做的有沒有做到,佛勸導我不能做的我有沒有遵守。這個早晚課做得真有功德,不是把經文念一遍給佛菩薩聽,佛菩薩才不要聽你這些東西。你真幹,在佛菩薩面前懺悔,求佛菩薩給你作證,這個佛菩薩歡喜。總要記住,為一切眾生、為正法久住就是真正為自己好,夾雜著自私自利、名聞利養那就是殘害自己。

文摘恭錄 淨土大經解演義  (第二八七集)  2011/2/17




 

Master Guan Ding di dalam  karya tulisnya yang berjudul “Penjelasan Surangama Sutra Bab Bodhisattva Mahasthamaprapta Melafal Nama Buddha Dengan Sempurna Tanpa Rintangan”, pada bagian akhirnya membahas tentang seratus jenis buah akibat yang diperoleh praktisi pelafal Amituofo, beberapa butir pertama menyebutkan bahwa praktisi pelafal Amituofo juga dapat jatuh ke tiga alam rendah, butir pertama adalah jatuh ke Neraka Avici.

Mengapa melafal Amituofo sampai jatuh ke Neraka Avici? Oleh karena dia melafal Amituofo demi mengejar kenikmatan Lima Nafsu Keinginan (harta, rupa, ketenaran, makanan, tidur), akibatnya jatuh ke Neraka Avici. Apakah hari ini kita melafal Amituofo juga demi mengejar lima nafsu keinginan?

Lihatlah di dalam sutra Mahayana dikatakan bahwa “Harta, rupa, ketenaran, makanan, tidur adalah lima jenis akar Neraka”, jika ada salah satu saja yang menarik dirimu, maka anda harus melaporkan diri ke Neraka. Kalau lima-limanya juga dimiliki, apa tidak celaka? Terdaftar di Neraka Avici!

Mesti melakukan introspeksi diri dengan serius. Tapi saya tidak melakukannya, yah memang benar anda tidak melakukannya, tapi apakah anda pernah memikirkannya? Apakah anda memiliki niat pikiran sedemikian rupa?

Jika anda memiliki niat pikiran begini, maka ini tidak diperbolehkan, anda telah menciptakan karma buruk, ada niat pikiran juga menciptakan karma buruk, atau cuma berkata di mulut saja, mengucapkannya pada orang lain, ini disebut karma buruk yang dilakukan melalui ucapan, lalu diwujudkan lewat tindakan, maka lengkaplah sudah, karma buruk yang dilakukan melalui pikiran, ucapan dan tindakan.

Di dalam masyarakat sekarang ini, persaingan telah menjadi fenomena umum, padahal ini sudah salah, bersaing dan berseteru, akibatnya jatuh ke tiga alam rendah, buat apa anda melakukannya!

Kutipan Ceramah Master Chin Kung 17 Februari 2011


灌頂大師在《楞嚴經大勢至圓通章疏鈔》,你們都看過,過去也講過幾遍,你看他末後講的,念佛人一百種果報,前面幾條就是講的三惡道,第一條就是墮阿鼻地獄。為什麼念佛念到阿鼻地獄?人家講得很清楚,為五欲故念佛,墮阿鼻地獄。我們今天是不是為五欲?五欲是什麼?為財色名食睡。你看大乘經裡頭講了多少次,「財色名食睡,地獄五條根」,有一條拉住你,你就得到地獄去。五條都具足,你還得了嗎?你不到阿鼻地獄誰到阿鼻地獄!要認真反省。我沒有做,沒有做有沒有這個念頭?有這個念頭就不行,你就在造業,有念頭是意業,口裡頭說,說給別人聽,那是造口業,再有行動,那你是身口意三業全了。現在這個社會,競爭好像是正常的,錯了,競爭爭著到三途去,人天沒有分,你何必幹這個!

文摘恭錄 淨土大經解演義  (第二八七集)  2011/2/17