Kamis, 03 Oktober 2019

Kutipan Ceramah Master Chin Kung 18 Februari 2011 (Bgn 5)


Bukan dengan mengganti lingkungan lama dengan lingkungan baru, maka segalanya bisa berjalan lancar, bukan begini caranya.

Kita senantiasa mengingat ajaran Buddha Sakyamuni yakni lingkungan berubah menuruti perubahan hati, apabila hati atau niat pikiran itu sudah bajik, maka berada dalam lingkungan yang bagaimanapun juga tetap bagus.

Seburuk apapun sebuah lingkungan, namun ketika dirimu menetap di sana, maka lingkungan tersebut akan berubah jadi baik. Lingkungan berubah menuruti perubahan hati, jangan malah sebaliknya, hati berubah menuruti perubahan lingkungan.

Surangama Sutra menyebutkan “Apabila dapat mengubah kondisi, maka serupa dengan Tathagata”. Jika anda mampu memperbaiki sebuah kondisi atau lingkungan, maka anda sudah serupa dengan Buddha dan Bodhisattva; sebaliknya apabila dirimu yang diputar oleh kondisi atau lingkungan, maka anda adalah orang awam, tak peduli berada dalam lingkungan yang bagaimanapun juga tetap saja diputar oleh kondisi.

Sementara itu kondisi dunia masa kini, ke mana harus mencari lingkungan Buddha dan Bodhisattva? Takkan bisa ditemukan, sekarang di mana-mana terdapat pencemaran batin, bahkan sudah terlampau parah adanya.

Maka itu tak peduli ke tempat manapun anda menuju, pencemaran batin itu kian lama kian parah.

Setelah memahami kebenaran ini, tidak perlu lagi sibuk mencari-cari tempat atau lingkungan idaman hati, cukup berdiam pada satu tempat dan menenangkan diri, maka hati pun jadi tenang dan tenteram, kelak lingkungan ini akan ikut berubah jadi tenang dan tenteram, anda telah memperoleh kedamaian.

Kutipan Ceramah Master Chin Kung 18 Februari 2011


不是說換個環境就好了,不是。我們永遠記住佛陀講的話,境隨心轉,心要好了,到哪個地方環境都好;這環境非常不好,你去它就好了。境是隨心轉的,不是心隨境轉。《楞嚴經》上說得多好,「若能轉境,則同如來」,你就是佛菩薩了,你能轉境界;被環境所轉的,這是凡夫,無論住在什麼環境都被環境所轉。而今天這個世界的環境,到哪裡去找佛菩薩的環境?找不到,全是染污,嚴重染污的環境。所以不管你到哪裡去,愈染愈深。懂得這個道理,在一個地方定居下來,心清淨了,將來慢慢這個環境就清淨了,你真正得到安樂。

文摘恭錄 淨土大經解演義  (第二八九集)  2011/2/18


 

 

Tak peduli ke tempat manapun anda menuju, pencemaran batin itu kian lama kian parah.

Setelah memahami kebenaran ini, tidak perlu lagi sibuk mencari-cari tempat atau lingkungan idaman hati, cukup berdiam pada satu tempat dan menenangkan diri, maka hati pun jadi tenang dan tenteram, kelak lingkungan ini akan ikut jadi tenang dan tenteram, anda telah memperoleh kedamaian.

Dengan demikian anda sudah bisa melatih diri dengan tenang, ada beberapa orang pendukung (donatur) sudah cukup, kelak ketika pelatihan dirimu berhasil, jangan lupa membalas budi mereka, mudah untuk menyelesaikan persoalan.

Insan zaman dulu berkata, “Bersabar pada hidup susah, bahagia dalam mengamalkan ajaran”, murid Konfusius yang bernama Yan Hui merupakan teladan yang paling bagus, bersabar pada hidup susah dan bahagia dalam mengamalkan ajaran.

Di dalam pintu Buddha, banyak praktisi senior yang di kemudian hari menjadi guru sesepuh, lihatlah masa muda mereka, menjalani pelatihan diri dengan disiplin yang ketat, andaikata beliau tidak disiplin pada diri sendiri, mana mungkin dapat memperkokoh moralitasnya, bila moralitasnya tidak tebal, mana bisa dapat berhasil.

Insan zaman dulu berkata “Seseorang yang bermoral hendaknya serupa dengan permukaan tanah yang dapat menopang dan menumbuhkan segala sesuatu di atasnya”, jika etika moral-mu tidak tebal, maka anda takkan sanggup memikul tanggung jawab.

Ke mana harus membina moralitas yang tebal? Yakni dalam lingkungan kehidupan keseharian. Bagaimana caranya? Yakni diwujudkan dengan kekuatan kesabaran, jika tidak dapat bersabar maka takkan ada keberhasilan, hanya dengan bersabar barulah dapat berhasil.

Kutipan Ceramah Master Chin Kung 18 Februari 2011


不管你到哪裡去,愈染愈深。懂得這個道理,在一個地方定居下來,心清淨了,將來慢慢這個環境就清淨了,你真正得到安樂。

安心辦道,有幾個人護持夠了,將來修成功,報恩就報幾個人,容易解決問題。古人說了一句話,「安貧樂道」,這句話講得好,孔子的弟子顏回就是最好的榜樣,安貧樂道。在佛門裡面,許多高僧大德最後成為一代祖師,你看他在年輕修學的時候苦行,他不受苦行他就不能積德,德不厚他就不能成就。古人講得好,「厚德載物」,你的德不厚你承當不了。厚德在哪裡修的?就是在人事物環境裡面修的。怎麼修的?忍力成就的,不能忍就沒成就,你能忍你就能成就。

文摘恭錄 淨土大經解演義  (第二八九集)  2011/2/18


Rabu, 02 Oktober 2019

Kutipan Ceramah Master Chin Kung 18 Februari 2011 (Bgn 4)


Apabila kita tidak serius melatih diri, kelak bagaimana? Demi diri sendiri, mesti menfokuskan pikiran melafal Amituofo, melepaskan segala kemelekatan; demi para makhluk yang menderita, maka kita harus melestarikan pendidikan kesusilaan, meneruskan karir Tathagata, menyebarluaskan Buddha Dharma, jasa kebajikan ini sungguh terlampau besar.

Lantas kita bertanya, apakah dengan jasa kebajikan ini, kita dapat terlahir ke Alam Sukhavati? Coba pikirkan sendiri, apakah bisa terlahir ke Alam Sukhavati? Leluhur, insan suci dan bijak melindungi dirimu, Buddha dan Bodhisattva memberkati dirimu, asalkan di dalam hatimu memiliki niat untuk terlahir ke Alam Sukhavati, Buddha dan Bodhisattva pasti datang menjemputmu, anda telah berjasa bagi perkembangan Buddha Dharma.

Jika bertemu dengan jodoh atau kesempatan untuk menyebarluaskan Ajaran Buddha, hendaknya dilakukan dengan segenap hati, sebaliknya kalau belum punya jodoh demikian, maka tidak perlu memaksakan kehendak, juga tidak perlu sengaja mencari peluang tersebut.

Kalau belum punya jodoh begini, tetapi tetap memaksakan diri, ini sudah salah, anda telah kehilangan sebutir hati yang suci. Ketika kesempatan itu datang mencarimu, maka bolehlah, ada jodoh maka lakukanlah dengan serius; sebaliknya kalau belum punya jodoh, maka lebih baik mengasingkan diri, jadi dua-duanya juga bagus.

Kutipan Ceramah Master Chin Kung 18 Februari 2011


我們不認真學、不好好的學,將來怎麼辦?為自己,要一心念佛,放下萬緣;要為苦難眾生,那就要繼古聖之絕學,續如來之慧命,這個功德太大了。

那我們要問,這功德能不能往生?你自己想想能不能往生?祖宗、聖賢保佑你,佛菩薩加持你,只要你心裡想往生,佛菩薩就來接引你,你為佛法立了大功。遇到這個緣了不能不做,沒有這個緣,不去攀緣,不求,這是佛教導我們的。沒有緣要去攀緣,錯了,你的清淨心失掉了。緣來找你,這個可以,有緣要認真做;沒有緣,獨善其身,古人的教訓,逢緣要兼善天下,無緣要獨善其身,都是好事。

文摘恭錄 淨土大經解演義  (第二八九集)  2011/2/18


 


 
 
Kesabaran yang dimiliki Bodhisattva merupakan etika moral pelatihan diriNya, bukan karena sebab tertentu, tetapi secara alami dapat bersabar. Lain halnya dengan praktisi pemula, belum memiliki pemahaman secara mendalam, selalu menuruti perasaan emosionalnya, yakni hatinya tidak suci, terutama orang masa kini dimana suasana hatinya labil dan mudah tersinggung.

Masa kini untuk menyampaikan ceramah merupakan hal yang sulit, demikian pula untuk melatih diri sendiri juga tidak gampang. Tetapi bagi praktisi yang tahu cara melatih diri, lingkungan sekarang ini justru sangat berguna bagi pelatihan dirinya.

Terutama dalam melatih Ksanti Paramita, boleh dikatakan dalam segala waktu, segala tempat, orang-orang yang anda jumpai, masalah yang anda hadapi, semua ini membuat segudang beban pikiran bagi dirimu; dengan perkataan lain, mereka ini merupakan kelas bagi dirimu untuk menuntut ilmu kesabaran, melatih Ksanti Paramita.

Jadi materi untuk menguji kesabaranmu itu terlampau banyak, sejak pagi hingga malam, dirimu ditempa terus, apakah anda sanggup bersabar? Apakah anda dapat menghadapi orang maupun masalah dengan hati yang seimbang?

Dia menciptakan karma buruk, pasti ada balasannya, apakah kita boleh mengingatkan dirinya? Lebih baik jangan mengatakannya keluar. Apa alasannya? Apabila dia itu orangnya rendah hati dan bisa menerima nasehat orang lain, bersedia memperbaiki diri, maka anda boleh memberinya wejangan.

Jika sebaliknya, dia tidak suka dikritik orang lain, maka sebaiknya anda diam saja, kalau anda bersikeras mengatakannya keluar, bukannya berterimakasih, malah dia akan membenci dirimu, dia akan menuduh dirimu meremehkan dirinya, sehingga menjalin ikatan permusuhan.

Maka itu harus memiliki kebijaksanaan untuk mengamati secara seksama, dalam bertutur kata hendaknya tahu batasan, terhadap lingkungan luar, mesti melihat dengan jelas dan dimengerti, selamanya mempertahankan sikap mental (niat pikiran) yang benar, begini barulah disebut melatih diri secara benar.

Kutipan Ceramah Master Chin Kung 18 Februari 2011


菩薩的忍是他修行當中的德行,不因任何緣故,而且自自然然能忍。但是初學的人不行,初學的人沒有這種認知,常常隨著感情衝動,也就是心不清淨,尤其現在人心浮氣躁。現在教學難,我們的學習也不容易,但是真正會學的人、善學的人,現在這個環境對修學是很有利的。特別是忍辱波羅蜜,因為你可以說是在一切時、一切處,你遇到的一切人、一切事都會讓你生煩惱;換句話說,就是你修忍辱的教室、修忍辱的教材太多太多了,你從早到晚你會常常遇到,你能不能忍?你能不能心平氣和的對待?他造作的一切不善,他有因果,我們能不能提醒他們?最好別說。為什麼?這個人要能夠很虛心聽別人勸的,他真正會改過,你就要告訴他;他要不喜歡聽別人批評他,你就別說,說了什麼?說了他恨你,不但他不能改,他怨恨你,他說你瞧不起他,這樣就結了冤仇。所以,自己要有智慧去觀察,言語有分寸,對外面境界要看得清清楚楚,永遠保持自己的端正心態,這真修行。

文摘恭錄 淨土大經解演義  (第二八九集)  2011/2/18



 
 
 
Hendaknya memiliki kebijaksanaan untuk mengamati secara seksama, dalam bertutur kata harus tahu batasan, terhadap lingkungan luar, mesti melihat dengan jelas dan dimengerti, selamanya mempertahankan sikap mental (niat pikiran) yang benar, begini barulah disebut melatih diri secara benar.

Apa yang dimaksud dengan mempertahankan sikap mental (niat pikiran) yang benar? Yakni tidak timbul niat pikiran, hal ini tidak sanggup kita wujudkan, jadi kita hanya bisa melatih tidak membeda-bedakan dan tidak melekat. Dengan demikian kemajuan batin kita akan terus meningkat, sangat penting!

Dengan perkataan lain, dalam masyarakat hari ini, dalam segala waktu, segala tempat, setiap orang, setiap permasalahan, juga sedang menguji dirimu, apa yang diuji? Untuk menguji apakah anda ini praktisi tulen atau gadungan?

Apabila anda serius mengamalkannya, tetap teguh tak tergoyahkan, inilah Samadhi; jelas dan dimengerti, sama sekali tidak bingung, ini adalah Prajna (kebijaksanaan); mempertahankan ajaran sutra Buddha dan klasik insan suci dan bijak, inilah yang disebut Sila.

Praktisi yang serius melatih sila, samadhi dan prajna, tak peduli kapan saja dan di mana saja, dalam lingkungan baik suka maupun duka, baik terhadap makhluk hidup maupun benda mati, manusia dan urusan, semuanya juga dapat membantumu melatih sila, samadhi dan prajna.

Maka itu lingkungan buruk yang ada di depan mata, justru merupakan lingkungan yang baik bagi praktisi guna meningkatkan kualitas batin. Sedangkan bagi praktisi yang malas, malah merupakan lingkungan yang begitu buruk, mengapa demikian?

Dia akan mengikuti arus dan mengalami kemerosotan batin. Di dalam lingkungan sekarang ini, tidak ada hal yang dapat terwujud sesuai dengan keinginannya, makanya hatinya dipenuhi kemurkaan, kerisauan, tidak seimbang, yang ini tidak cocok, yang itu juga tidak cocok, ke mana pun dia menuju, tetap saja tidak ada hal yang dapat membuatnya merasa puas.

Mengapa demikian? Garis hidupnya memang begini adanya! Jadi bukan dengan mengganti lingkungan lama dengan lingkungan baru, maka segalanya bisa berjalan lancar, bukan begini caranya.

Kutipan Ceramah Master Chin Kung 18 Februari 2011


自己要有智慧去觀察,言語有分寸,對外面境界要看得清清楚楚,永遠保持自己的端正心態,這真修行。

端正心態是什麼?不起心、不動念做不到,這是真的,保持著不分別、不執著就好,我們的境界就會不斷向上提升,很重要!換句話說,今天這個社會,一切時、一切處,一切人、一切事都在考驗我們,考驗你什麼?考驗你到底是幹真的是幹假的?你要是幹真的,如如不動,是定;清清楚楚,一點都不糊塗,那是智慧;守住經典、聖賢的教誨,那是戒律。真幹的人每天都在這裡修戒定慧,不論是什麼時候、什麼處所、什麼環境,物質環境、人事環境,統統成就你修戒定慧。所以,現前環境對待真修行的人是好環境,大幅度幫助你提升。對懈惰懶散的人,那就是非常不好的環境,為什麼?他會跟著墮落下去。在環境當中,沒有稱心滿意的,所以滿心的怨恨、煩惱、不平,這個也不如意,那個也不如意,他走到哪裡都不如意。為什麼?他命如此!不是說換個環境就好了,不是。

文摘恭錄 淨土大經解演義  (第二八九集)  2011/2/18

Selasa, 01 Oktober 2019

Kutipan Ceramah Master Chin Kung 18 Februari 2011 (Bgn 3)



Sebelumnya telah kita bahas bahwa kesabaran itu ada yang bersifat internal dan eksternal. Kesabaran internal adalah kesabaran menahan penderitaan yang berasal dari dalam diri, bisa berupa kelaparan, kehausan, panas, dingin, khawatir, sedih, kesakitan, terutama penderitaan karena usia tua, sakit dan mati.

Kesabaran eksternal adalah kesabaran menahan penderitaan yang berasal dari luar diri, bisa berupa kondisi yang tidak menyenangkan, kata-kata kasar  yang menfitnah atau menghina diri kita, bahkan niat untuk mencelakai diri kita, terhadap semua ini kita juga harus dapat bersabar.

Atau mendengar orang lain menghina Ayahbunda kita, saudara-saudari kita, famili kita, baik yang sengaja maupun yang tidak disengaja.

Atau setelah anda meninggalkan keduniawian, ada orang yang merendahkan gurumu. Meskipun tidak pernah bertatap muka dan mengajarimu secara langsung, tetapi anda pernah mendengar ceramahnya, maka penceramah ini juga dapat disebut sebagai gurumu.

Jadi ketika gurumu atau sahabat melatih dirimu difitnah orang lain, atau mendengar orang lain menfitnah Buddha, Dharma dan Sangha, dalam kondisi begini, seorang praktisi yang mengamalkan Jalan Bodhisattva, juga harus dapat bersabar.

Kutipan Ceramah Master Chin Kung 18 Februari 2011


「云何名菩薩外忍?菩薩從他聞惡言罵詈、毀辱誹謗,或毀辱父母兄弟姊妹眷屬、和尚阿闍黎師徒同學,或聞毀佛法僧,有如是種種毀訾,菩薩忍辱,不生瞋恚,是名外忍。」前面的苦惱是從內來的,飢渴寒熱、憂悲疼痛、身心楚切都是從內發的,特別是病痛,衰老、病痛,所謂是老苦、病苦。外忍是講從外面來的,這些逆境是從他,別人以惡言毀謗、侮辱這一類的,乃至於陷害都要能夠忍。或者聽到別人毀辱自己的父母、兄弟姊妹、眷屬,無論是有意無意。出家學佛了,毀謗你的老師,阿闍黎這都是老師,和尚是親教師,他雖然沒有親自教我,他講經教學我去聽過他的課,這個人就稱他作阿闍黎。師徒、同學,在我們面前毀謗這些人,或者是毀謗佛法,毀謗佛法僧。在這種狀況之下,修菩薩道的人要能忍。

文摘恭錄 淨土大經解演義  (第二八九集)  2011/2/18





 
 
Ketika tubuh kita menderita sakit, kita juga harus dapat bersabar, ini disebut sebagai kesabaran internal, yakni kesabaran terhadap penderitaan yang bersumber dari dalam diri.

Kalau dapat bersabar, maka ini menunjukkan keterampilan melatih diri yang cukup lumayan, tetapi bagaimana cara untuk mengurai penyakit adalah lebih penting.

Cara untuk mengurai penyakit adalah dimulai dari niat pikiran, niat pikiran yang salah itu harus diluruskan kembali, pemikiran yang salah dan  pandangan salah mesti disingkirkan.

Di dalam hati senantiasa merenungkan tata susila, etika moral dan Hukum Karma. Leluhur Tionghoa mengajarkan pada kita 12 kata yakni “bakti, persaudaraan, setia, dapat dipercaya, kesusilaan, kebenaran, kejujuran, tahu malu, kemuliaan, mengasihi, harmonis, perdamaian”.

Ini merupakan esensi dari keberadaan budaya warisan leluhur Tionghoa beribu-ribu tahun lamanya, maka itu setiap butir niat pikiran yang timbul hendaknya tak terpisahkan dari 12 kata tersebut di atas, maka jiwa ragamu akan sehat, penyakit apapun takkan muncul.

Meskipun di udara banyak beterbangan bakteri dan virus, lantas bagaimana dengan dirimu? Begitu anda menghirup udara, bakteri dan virus masuk ke dalam tubuhmu. Tetapi jiwa raga anda benar, tidak sesat, maka bakteri dan virus pun cuma numpang lewat saja, takkan hinggap dan menetap di tubuhmu, menciptakan masalah buat kesehatanmu.

Sebaliknya jika anda hobinya mengutamakan kepentingan dan keuntungan pribadi, keserakahan, kebencian, kedunguan, kesombongan, maka bakteri dan virus pun senang menetap di dalam tubuhmu, anda pun terinfeksi dan jatuh sakit.  

Maka itu Ksanti Paramita (melatih kesabaran) merupakan kunci kesuksesan pelatihan diri kita, jika dapat bersabar maka pasti berhasil, demikian pula sebaliknya.

Kutipan Ceramah Master Chin Kung 18 Februari 2011


我們身有病痛,這是講內忍,有內忍,功夫不錯,但是如何把這些病痛化解這更重要。病痛的化解就是從念頭,錯誤的念頭、錯誤的想法、錯誤的看法要放下,要把它修正過來,心裡面常常懷著倫理、道德、因果,常常想著這些。中國老祖宗留給後人,歸納到最後只有十二個字,念念不離這十二個字,「孝悌忠信、禮義廉恥、仁愛和平」。這是中國傳統文化千萬年的精髓之所在,念念當中不捨離,你就身心健康,你什麼毛病都沒有了。虛空當中雖然有這些病毒,病毒附在小光子裡頭,你怎麼辦?你一呼吸,到身體裡面去了。可是,你身心端正,它會通過,走了,不礙事,沒有沾染;如果心裡自私自利、貪瞋痴慢,它進去之後它就跟你黏在一起,你就中毒,就這麼個道理。所以,忍辱波羅蜜是我們修行、求學成敗的關鍵,能忍他就能成,不能忍他不能成就。

文摘恭錄 淨土大經解演義  (第二八九集)  2011/2/18



 

 
 
Masa kini manusia menyadari secara mendalam, betapa buruknya kondisi kehidupan, baik secara material maupun spiritual, juga tidak dapat memenuhi harapan manusia, penderitaan kian banyak dan kebahagiaan makin langka.

Bahkan dari hari ke hari kesengsaraan itu kian menjadi-jadi, dari sepuluh hal, ada 7-8 hal adalah derita, bisa mempunyai 2-3 persen kebahagiaan saja sudah sangat lumayan.

Dari mana asal penderitaan?  Dari hasil perbuatan diri sendiri, bukan karena orang lain yang membuatmu sengsara, tetapi tiap hari anda sibuk menciptakan karma buruk, makanya tiap hari pula anda harus kenyang akan siksaan.

Segala peristiwa yang kita alami sekarang ini disebut sebagai “balasan kembang”. Ibarat tumbuhan yang terlebih dulu berbunga baru kemudian berbuah, masa kehidupan mendatang adalah “balasan buah”.

Jika balasan kembang yang kita peroleh sekarang sangat buruk, maka kita sudah bisa membayangkan bagaimana buah akibat yang akan kita terima pada masa kehidupan mendatang, akan sangat mengerikan.

Demikian pula sebaliknya, jika balasan kembang yang kita peroleh sekarang sangat bagus, maka bisa kita bayangkan buah akibat yang kita peroleh pada masa kehidupan mendatang tentunya juga bagus.

Maka itu kita mesti merenungkan diri sendiri secara seksama, sepanjang hayatku, atau selama seminggu ini, atau selama sehari ini, saya lebih banyak deritanya atau bahagianya.

Kalau kesedihannya lebih banyak, beban pikirannya segudang, maka hal ini bukanlah hal yang bagus, ini menjelaskan apa? Ini menjelaskan bahwasannya diriku kian dekat dengan tiga alam rendah.

Sebaliknya hati kian tenang dan sukacita kian terasa, hal ini sangat bagus, anda berada kian dekat dengan Surga.

Apabila tiap hari waktu anda melafal Amituofo lebih banyak, sehari ada 24 jam, anda sanggup menggunakan 13-14 jam untuk melafal Amituofo, sudah melebihi separuh, maka bisa kita bayangkan anda berada sangat dekat dengan Buddha Amitabha, besar peluangmu untuk berhasil terlahir ke Alam Sukhavati.

Kebenaran ini mesti dipahami, hal ini berkaitan dengan keseluruhan hidup kita. Apabila kita tidak serius melatih diri, kelak bagaimana? Demi diri sendiri, mesti menfokuskan pikiran melafal Amituofo, melepaskan segala kemelekatan; demi para makhluk yang menderita, maka kita harus melestarikan pendidikan kesusilaan, meneruskan karir Tathagata, menyebarluaskan Buddha Dharma, jasa kebajikan ini sungguh terlampau besar.

Kutipan Ceramah Master Chin Kung 18 Februari 2011


現在人都深深感覺到生活的環境不好,無論是物質環境還是精神生活環境,都不能夠盡如人意,苦多樂少。苦太多了,十之七八是苦,能有二三分之樂就不錯,算是很幸福了。苦從哪來的?殊不知全是自作自受,不是別人給你的,你自己天天在造,那你當然得天天都在受。現前所受的,在佛家講叫花報,像植物一樣先開花,來生是果報。如果我們現前的花不好,我們就知道來生的果很可怕;現前的花好,花報好,來生的果報一定好。那我們得認真去想想,不想別人,想自己,我在這一生當中,這一天當中、這一個星期當中,只要想到這裡,我是憂悲苦惱多,還是自在快樂多?你只想這兩個問題。如果憂慮、煩惱很多,不是好事情,說明什麼?說明我距離三途很近,走得很近。如果心地清淨喜樂多,這個很好,你跟天堂走得很近。如果你每天念佛的時間多,一天二十四小時,你能夠念十三個小時、十四個小時,超過一半,那我們就知道你跟阿彌陀佛走得很近,你往生西方有指望。這個道理不能不懂,這是跟我們切身的關係,我們不認真學、不好好的學,將來怎麼辦?為自己,要一心念佛,放下萬緣;要為苦難眾生,那就要繼古聖之絕學,續如來之慧命,這個功德太大了。

文摘恭錄 淨土大經解演義  (第二八九集)  2011/2/18